HARI ini (Rabu, 27/4/2016), Kapal Republik Indonesia (KRI) Ki Hajar Dewantara 364 dijawalkan berlabuh di Pelabuhan Stagen, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
“Kedatangan KRI Ki Hajar Dewantara ke Kotabaru dalam rangka Latihan Praktik (Lattik) Navigasi 3 Taruna Tingkat III tahun 2016,” kata Pasintel Lanal Kotabaru Kapten Laut (P) Heri Irwanto, Selasa (26/4/2016).
Ia menyebutkan, KRI Ki Hajar Dewantara yang berlayar dari Surabaya tersebut memiliki 85 personel, dengan 11 orang Satgas Lattek Navigasi, serta 41 taruna.
Setelah dari Kotabaru, KRI Ki Hajar Dewantara akan melanjutkan pelayaran ke Benoa, Bali, dan kembali ke Surabaya.
KRI Ki Hajar Dewantara 364 merupakan kapal perusak kawal berpeluru kendali. Kapal itu juga merupakan kapal perang latih bagi anggota TNI AL.
KRI Ki Hajar Dewantara merupakan bagian dari armada pemukul (striking force). Memiliki kemampuan jelajah dan persenjataan yang mumpuni untuk pengawalan dan perlindungan kawasan perairan Indonesia.
Sebelumnya, KRI Teluk Bintuni 520 yang membawa 282 pemuda dari 34 provinsi di Indonesia juga singgah di Pelabuhan Stagen, Kotabaru.
KRI Teluk Bintuni 520 singgah di Kotabaru dalam misi Kapal Pemuda Nusantara (KPN) Lintas Nusantara Remaja Pemuda Bahari (LNRPB) dalam Sail Tomini 2015.
KRI Teluk Bintuni yang membawa pemuda Nusantara bersama tim dari Kementerian Pemuda dan Olahraga itu akan menyinggahi sejumlah pelabuhan di daerah perbatasan Indonesia, untuk memperkenalkan wisata kebaharian dan kearifan lokal.
Setelah singgah dari Pelabuhan Stagen, KRI Teluk Bintuni yang baru melakukan pelayaran perdananya setelah dibuat oleh Galangan
Kapal PT Daya Radar Utama (DRU) Lampung itu melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Siau, Sulawesi Utara.
Dari Siau KRI Teluk Bintuni melanjutkan pelayaran dan singgah di Pelabuhan Tahuna di Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Pelabuhan Melonguane di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
“Di Pelabuhan Melonguane nanti akan dilakukan puncak acara Kapal Pemuda Nusantara (KPN) Lintas Nusantara Remaja Pemuda Bahari dalam Sail Tomini 2015,” tutur Heri.
Selanjutnya, KRI Teluk Bintuni melanjutkan pelayaran dan singgah di Pelabuhan Ternate, Maluku Utara, serta terakhir di Pelabuhan Tanjung Priuk Jakarta.
Selain KRI Bintuni, KRI Dewa Ruci yang namanya telah ‘mendunia’ juga pernah berlabuh di Pelabuhan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kotabaru, dalam misi Pra Jala Sesya Taruna Akademi TNI.
(ANT/B-3)








