Sebanyak 102 perwakilan sekolah dari berbagai tingkatan di Kota Palangka Raya mengikuti sosialisasi adiwiyata yang digelar Dinas Lingkungan dan Kehutanan di komplek kantor wali kota, Selasa (26/4/2016).

“Kegiatan ini merupakan program adiwiyata atau sekolah peduli lingkungan diikuti 102 perwakilan sekolah dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA,” cetus Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Rawang.

Dia mengatakan, program Adiwiyata merupakan salah satu strategi pendidikan yang dilakukan pemerintah dengan maksud terciptanya sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Rawang juga mengatakan, semua ini untuk mendorong terwujudnya sekolah berwawasan lingkungan. Oleh karena itu upaya membagikan bibit pohon ke sekolah-sekolah dilaksanakan terkait dengan program adiwiyata tersebut.

Terkait hal ini, Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio mengatakan, masalah kerusakan lingkungan telah menjadi isu global. Jika dibiarkan dapat mengancam keberlangsungan kehidupan manusia termasuk dalam proses pembangunan.

“Dimana dalam skala lokal, isu lingkungan yang cukup dominan ialah terkait terjadinya kebakaran lahan dan hutan, banjir dan sampah yang selalu menjadi masalah utama di lingkungan perkotaan sebagai akibat tak serasinya manusia dengan alam,” katanya. (ANT/B-12)