PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - 50 persen saja tandan kosong atau tankos kelapa sawit di seluruh Indonesia sudah mampu menghasilkan 7,5 juta ton biochar atau karbon.

Hal ini diungkapkan Kepala Divisi Teknologi Proses, Program Studi Teknik Industri Pertanian, IPB University, Prof Dr Erliza Hambali pada Selasa, 28 November 2023.

"Bila hanya 50 persen saja tandan kosong kelapa sawit di Indonesia yang diolah menjadi biochar melalui proses karbonisasi dengan teknologi yang tepat, maka akan dihasilkan sekitar 7,5 juta ton biochar tandan kosong kelapa sawit," kata Prof Erliza.

Hal ini disampaikannya dalam Workshop Karbonasi Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Pemanfaatannya sebagai Pupuk Organik untuk Substitusi Pupuk Kimia pada Perkebunan Kelapa Sawit kerjasama IPB University dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS di Palangka Raya pada Selasa, 28 November 2023.

"Artinya dapat mengurangi kebutuhan pupuk kimia pada perkebunan kelapa sawit secara signifikan," katanya.

--page

Sementara itu tar yang dihasilkan, katanya, dapat digunakan untuk bahan bakar ramah lingkungan.

Usai pembukaan workshop, digelar juga jumpa pers kepada awak media dengan pembicara mulai dari Prof Erliza, Kepala Divisi Program Pelayanan BPDPKS Arfie Thahar, Head of Research & Development- PT Bumitama Gunajaya Agro Adhy Ardiyanto.

Kemudian perwakilan Gapki Kalteng Sukarman, Dosen Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, IPB University Prof Dr Herdhata Agusta, serta perwakilan Beston - China Tom Zhang. (TESTI PRISCILLA/H)