BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas mulai menelusuri memori sejarah dan perjalanan Kabupaten Kapuas dengan mewawancarai sejumlah tokoh.
Diawali dengan mendatangi keadiaman T.E.Toepak oleh Kepala Disarpustaka Kapuas, Suwarno Muriyat beserta arsiparis dan kameramen wawancara yang berlangsung hampir setengah hari dan penuh keakraban.
Pria yang telah berusia lanjut namun masih tetap sehat dan enegik ini juga mengurai banyak mengenai adat-istiadat, budaya suku Dayak dan seluk beluk rumah betang di Kapuas Hilir.
Ia juga menceritakan kondisi Kapuas dari masa ke masa seraya menunjukkan sejumlah koleksi sejarah miliknya yang nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas.
Kepala Disarpustaka Kapuas, Suwarno Muriyat menyampaikan ucapan terima kasih kepada narasumber yang sangat banyak membantu penelusuran arsip dinamis dan statis sebagai memori kolektif Bangsa Indonesia.
--page
"Hasil wawancara ini akan kami olah sesuai standar kearsipan setelah itu dipublikasikan melalui Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN)," katanya, Rabu, 29 November 2023.
Jaringan ini adalah sistem jaringan informasi dan sarana pelayanan informasi arsip dinamis dan statis secara nasional bertujuan mewujudkan layanan arsip dinamis dan statis sebagai memori kolektif Bangsa Indonesia secara lengkap, cepat, tepat, mudah dan murah.
Jika nantinya arsip yang telah diproses digitalisasi dapat dimasukkan ke dalam aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan kemudian diakses oleh publik secara online melalui website.
“Disarpustaka telah menyurati sejumlah tokoh sebagai narasumber untuk diwawancarai, serta sejumlah instansi yang memiliki dokumen atau mengetahui tentang pemerintahan, sejarah, budaya dan segala sesuatu tentang Kabupaten Kapuas," pungkasnya. (DODI/H)









