BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Dinas Perikanan Palangka Raya, Sri Utomo, secara resmi meluncurkan inovasi terbaru dalam layanan perikanan, yakni Sinergi Layanan Penyuluh Perikanan Terpadu (Silayu Penyu).
Penyuluhan perikanan dianggap sebagai proses pembelajaran yang bertujuan untuk memberdayakan pelaku utama dan pelaku usaha agar mampu mengakses informasi terkait pasar, teknologi, permodalan, serta sumber daya lainnya.
"Inovasi Silayu Penyu ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan, dan kesejahteraan pelaku usaha di sektor perikanan, sekaligus meningkatkan kesadaran dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup," jelasnya, Rabu, 28 November 2023.
Penyelenggaraan penyuluhan perikanan diarahkan pada pemberdayaan pelaku utama dan pelaku usaha. Hal ini dilakukan melalui penciptaan iklim usaha yang kondusif, penumbuhan motivasi, pengembangan potensi, pemberian peluang, peningkatan pengetahuan, keterampilan, sikap, serta pendampingan dan fasilitasi dalam pengembangan bisnis perikanan.
Inovasi ini diharapkan dapat menjadi langkah maju dalam pemberdayaan sektor perikanan, memberikan akses yang lebih baik terhadap informasi yang relevan, serta mendukung peningkatan kemampuan dan kesejahteraan bagi para pelaku usaha di bidang perikanan.
"Dengan adanya Silayu Penyu diharapkan masyarakat dan pelaku usaha di sektor perikanan dapat lebih mudah dan cepat mendapatkan informasi yang diperlukan dari penyuluh perikanan," pungkasnya. (PATHUR/R)









