PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palangka Raya, Achmad Zaini, mengumumkan partisipasi DLH dalam lomba inovasi daerah dengan mengusung delapan judul inovatif.

Menurut Zaini, inovasi-inovasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kesadaran lingkungan di wilayah Palangka Raya. Berikut ini adalah delapan judul inovasi dari DLH Palangka Raya yang turut serta dalam kompetisi inovasi daerah.

1. Melayani (Laboratorium Meningkatkan Pelayanan Terakreditasi) - Upaya untuk meningkatkan standar layanan dengan fokus pada akreditasi laboratorium.

2. Siap Mas Dul (Sistem Pengelolaan Pelayanan Pengaduan Masyarakat Terhadap Dugaan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan) - Platform untuk memfasilitasi pengaduan masyarakat terkait dugaan pencemaran dan kerusakan lingkungan.

3. Gerakan Bank 10M (Bank Sampah Jekan Mandiri) - Upaya menggalakkan gerakan bank sampah untuk mengelola limbah dan mengubahnya menjadi sumber daya yang bernilai.

4. Info Bang Apul (Info Layanan Bank Sampah dan Jasa Operator Pengumpul)** - Platform informasi yang menyediakan layanan bank sampah dan jasa pengumpul limbah.

5. Kamis Menabung- Program yang mendorong kesadaran masyarakat untuk menabung melalui pengelolaan sampah.

6. Si Pasling Bersama Molisa (Sosialisasi Pengelolaan Sampah Keliling Bersama Motor Listrik Sampah) - Upaya pengelolaan sampah secara mobilitas dengan menggunakan motor listrik.

7. Gemas (Gerakan Menabung Sampah di Sekolah) - Inisiatif untuk mengajarkan kesadaran lingkungan sejak dini dengan mengajak siswa menabung sampah di sekolah.

--page

Partisipasi DLH Palangka Raya dalam lomba inovasi daerah ini menjadi bukti nyata komitmen mereka dalam meningkatkan kesadaran lingkungan serta pelayanan publik yang lebih baik di masyarakat.

"Semoga inovasi-inovasi ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi lingkungan dan masyarakat setempat," pungkasnya. (PATHUR/R)