BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Palangka Raya Emi Abriyani mengungkapkan partisipasi aktif BPPRD dalam lomba inovasi daerah dengan mengusung enam inovasi terkini.
Emi menegaskan bahwa inovasi-inovasi tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan kemudahan dalam layanan pajak dan retribusi di wilayah Palangka Raya kepada masyarakat.
Berikut adalah keenam inovasi yang diikutkan dalam lomba inovasi daerah Palangka Raya oleh BPPRD
1. Hansip Pak Miun (Penghapusan Denda Administratif Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Pedesaan dan Perkotaan) - Program untuk menghapus denda administratif pajak bumi dan bangunan dalam sektor pedesaan dan perkotaan.
2. Elektronifikasi Online Pajak Daerah - Transformasi ke sistem elektronik untuk membayar pajak daerah secara online.
3. Si Patrid (Sistem Rekonsiliasi Pajak dan Retribusi Daerah) - Aplikasi untuk melakukan rekonsiliasi pajak dan retribusi daerah secara efisien.
4. Sistem Administrasi Pajak Bumi Bangunan (PBB) Online Berbasis Web - Pengembangan sistem administrasi pajak bumi bangunan dalam bentuk platform web.
5. Aplikasi V Tax Sistem Administrasi BPHTB Online Berbasis Website - Inovasi dalam bentuk aplikasi untuk mengelola administrasi BPHTB secara online.
6. Aplikasi V Tax (Sistem Administrasi Pajak Online Berbasis Website) - Platform administrasi pajak online yang mengutamakan kemudahan akses dan penggunaan.
--page
Partisipasi BPPRD Palangka Raya dalam lomba inovasi daerah menandakan komitmen mereka dalam memperbarui dan meningkatkan layanan pajak dan retribusi.
"Harapannya, inovasi-inovasi yang ada ini dapat mempercepat proses administrasi serta memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak dengan lebih efisien dan transparan," pungkasnya. (PATHUR/R)









