BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur Jimmi WS Hutagalung mengimbau masyarakat menerapkan 5M.
5M yaitu menguras tempat-tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, mengubur barang-barang yang dapat menampung air, memisahkan diri dari perkembangbiakan nyamuk, dan memberitahu petugas kesehatan tentang adanya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di sekitar lingkungan masing-masing.
Imbauan itu disampaikan Jimmi sebagai upaya bersama untuk menanggulangi kasus DBD yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.
"Masyarakat Barito Timur kami imbau agar bersatu dalam menerapkan prinsip 5M sebagai langkah pencegahan utama. Kebersihan lingkungan adalah kunci untuk memutus rantai penyebaran DBD." ucap Jimmi, Kamis, 30 November 2023.
Upaya tersebut diharapkan Jimmi dapat memitigasi peningkatan angka DBD di Barito Timur dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi seluruh masyarakat.
--page
Jimmi mengungkapkan, hingga Rabu, 29 November 2023, kasus DBD di Barito Timur sebanyak 166 orang, dengan rincian 125 orang dinyatakan sembuh, 1 orang meninggal dan sisanya masih dirawat di RSUD Tamiang Layang.
"Pemerintah daerah telah meningkatkan kegiatan penyuluhan, pemantauan dan penanganan kasus DBD. Biaya perawatan pasien DBD juga ditanggung oleh pemerintah daerah," katanya. (BOLE MALO)









