BORNEONEWS, Palangka Raya - Penguatan fungsi organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalteng serta pengurus cabang olahraga dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia.
Diharapkan harus "Satu Frekuensi" yang mengandung makna sinergisitas, kekompakan, kebersamaan, serta adanya persatuan dan kesatuan dari seluruh elemen pendukung kemajuan olahraga. Terutama untuk memanilisasi terjadinya perselisihan.
Hal ini berlaku bagi pengurus KONI baru Kalteng masa bakti 2023-2027 yang diutarakan oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.
Sugianto mengingatkan bahwa dunia olahraga merupakan milik masyarakat dan perkembangannya senantiasa menjadi pusat perhatian masyarakat.
"Untuk itu jangan ada perselisihan antar pengurus supaya kemajuan olahraga kita ini dapat terlaksana dengan baik, satu frekuensi BERKAH," tegasnya, Rabu, 29 November 2023.
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini mempertegas bahwa dalam berorganisasi harus kompak dan solid. Tidak kalah penting adanya koordinasi baik itu antar pengurus maupun pemerintah daerah. Dirinya tidak ingin adanya pertentangan satu dan lainnya.
"Tidak baik kita kalau berselisih paham, apalagi kalau sama-sama orang Kalteng. Jaga Falsafah Huma Betang kita, saya mau pengurua yang baru ini jauh lebih baik terutama dalam pengembangan olahraga," tandasnya. (MARINI/R)








