PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Hampers atau parsel merupakan bingkisan yang berisi berbagai hadiah, seperti aneka kue, makanan dan minuman dalam kaleng, barang pecah belah, yang ditata apik dalam keranjang dan dikirimkan kepada orang-orang tertentu pada hari raya.

Hampers dapat menjadi peluang usaha penghasil cuan pada momen menjelang hari besar keagamaan seperti saat ini, menjelang Natal dan Tahun Baru.

Peluang ini juga tampaknya dilirik oleh sebagian pengusaha. Mulai dari minimarket yang mulai memajang contoh hampers, bahkan ibu-ibu rumah tangga yang juga turut ambil peluang meski masih kecil-kecilan.

Salah satunya ialah Anita, anak muda yang cukup tertarik mengambil peluang usaha ini sebagai sampingan di luar pekerjaan tetapnya.

"Kebetulan sudah beberapa tahun belakangan ini sering menerima pesanan pembuatan hampers jadi sudah ada cukup pengalaman makanya Desember ini pun saya open order juga untuk pemesanan hampers," kata Anita kepada Borneonews pada Minggu, 3 Desember 2023.

--page

Menurut Anita, untuk harga bervariasi dan bahkan dapat disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki konsumennya.

"Untuk harga bisa by request. Jadi tidak ada pembatasan. Bisa mulai yang paling kecil Rp30.000-an sampai yang ratusan ribu juga bisa, semua bisa dikondisikan," tuturnya.

Untuk isian hampers pun menurutnya bisa diisi kue-kue kering saja, sampai dengan perlengkapan rumah tangga seperti set piring, dan lain-lain, tergantung permintaan konsumen.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Taufik Saleh mengatakan bahwa pada momentum akhir tahun ini komoditas makanan jadi seperti kue kering diprediksi mengalami peningkatan permintaan.

"Momentum akhir tahun, terutama terkait Nataru biasanya diikuti peningkatan permintaan atas komoditas makanan jadi, seperti kue kering dan aneka makanan serta barang pengisi bingkisan atau hampers," kata Taufik.

Karena itu, lanjut Taufik, perlu diantisipasi agar pasokan tepung terigu, gula pasir dan minyak goreng tetap terjaga, sehingga tidak terjadi kenaikan harga yang berlebihan. (TESTI PRISCILLA/j)