BORNEONEWS, Palangka Raya - Menurut informasi dari Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya Roland Binery, perairan di sekitar Kalimantan Tengah (Kalteng) memiliki proyeksi ketinggian gelombang dalam rentang rendah, sekitar 0.5 hingga 1.0 meter dalam pekan ini.
Nelayan dan pelaut diminta untuk tetap waspada. Hal ini disebabkan oleh potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi di tengah laut, seperti hujan dengan angin kencang, kilat, dan petir.
"Karena kondisi cuaca ini dapat memperbesar ketinggian gelombang di perairan tersebut, maka dari itu para pelaut dan nelayan harap mengecek kondisi cuaca sebelum beraktivitas," katanya, Senin, 4 Desember, 2023.
Dalam situasi seperti ini, para pelaut diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah pencegahan yang tepat agar tetap aman dalam beraktivitas di perairan selatan Kalteng.
--page
Karena apabila hujan lebat terjadi ditengah laut tentunya bisa menganggu jarak pandang dan kestabilan dari kapal pelaut maupun perahu pada nelayan, maka dari itu pastikan melaut saat cuaca cerah.
"Kami harap sebelum beraktivitas para nelayan dan pelaut bisa menghubungi kantor stasiun meteorologi terdekat di daerahnya untuk mengetahui info terbaru cuaca di daerahnya," pungkasnya. (PATHUR/H)









