BORNEONEWS, Palangka Raya - Harga bahan pangan pokok atau bapok cenderung meningkat, selama beberapa pekan terakhir dan diprediksi akan terus naik.
Tim Satgas dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalteng telah melaksanakan sidak menindaklanjuti hal itu, dan menghasilkan kesimpulan bahwa jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Yakni beras, cabai rawit, cabai merah, ayam ras, telur ayam ras, minyak goreng, dan gula pasir berfluktuasi.
"Kita sudah melaksanakan sidak beberapa waktu lalu, dan melihat bahwa stok pangan kita aman meskipun harganya berfluktuasi," kata Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko, Senin, 4 Desember 2023.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan harus waspada karena dua bulan ini tren inflasi terus naik. Misalkan, di bulan November 2023 mengalami kenaikan yaitu 2,86 persen (y-o-y).
--page
Sebelumnya 2,56 persen (y-o-y) setara dengan inflasi pada 2022. "Untuk inflasi month-to-month juga mengalami kenaikan, dari yang bulan Oktober 2023 0,17 persen bulan November 0,38 persen," tandasnya. (MARINI/R)









