BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat, memberikan apreasi kepada aparat Desa Kapitan, Kecamatan Kumai, atas kinerja yang baik dalam penangan Stunting.
Hal tersebut disampaikan oleh Mina Irawati dari Fraksi PDIP. Menurutnya, Desa Sungai Kapitan tekah mempunyai memberikan pelayanan bagi anak penderita stunting, sehingga saat ini menunjukkan perkembangan yang baik.
"Kita tau penangan stunting ditangani dengan baik di desa Sungai Kapitan itu, pada melakukan Reses di Dapil IV. Dalam pertemuan dengan kepala Desa Kapitan, disampaikan perkembangan kasus stunting di desa itu," ujarnya, Senin, 4 Desember 2023.
Diungkapknnya, keseriusan desa Kapitan dalam penanganan kasus stunting telah membuahkan hasil yang baik, pasalnya dari 7 anak yang menderita stunting telah menunjukan perkembangan yang baik, tentunya ini berkat kerja keras dari Desa Kapitan bersama steakholder terkait.
Kemudian, Desa Kapitan dalam penanganan kasus stunting ini membentuk kader khusus, yang tugasnya untuk memantau perkembangan kesehatan dari anak anak yang menderita stunting.
"Keseriusan mereka dalam penanganan stunting, dengan adanya kader - kader khusus yang dj tugaskan untuk memberikan makanan bergizi, makann tersebut diantarkan setiap hari pada anak - anak yang menderita stunting, dalam satu hari 3 kali para kader menyiapkan dan mengantarkan langsung kerumah masing masing," jelasnya.
Mina menyamtakan, jika masalah kasus stunting ini bisa di atasi apalagi ada kepedulian dan keseriusan, hal itu terbukti apa yang dilakukan Desa Kapitan bisa sebagai percontohan bagi desa/kelurahan yang terdapat kasus stunting.
"Penurunan angka stunting ini menjadi program prioritas mulai pusat, provinsi dan daerah , sehingga pemerintah pusat memberikan kebijakan kepada desa untuk menggunakan dana desa dalam penanganan kasus stunting tersebut, dan kami pun mendukung itu, sehingga untuk penanganan kasus stunting ini butuh gotong royong, " Imbuh Mina Irawati.
--page
Menurutnya juga, ada tiga hal yang bisa mempengaruhi stunting, yakni karena masalah ketidaktahuan masyarakat akan pemenuhan gizi keluarga, masalah infrastruktur dan kemiskinan, penyebab lainnya adalah kekurangan gizi, sehingga perkembangan anak akan terhambat. Kemudian faktor lain adalah kurangnya sarana air bersih. (DANANG/j)









