PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Puluhan Guru Utama dilibatkan dalam Penyusunan Bahan Ajar Revitalisasi Bahasa Daerah dan Muatan Lokal Bahasa Daerah.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah sebagai salah satu langkah nyata dalam mendukung program nasional. Ini juga untuk melestarikan bahasa daerah sebagai bagian integral dari keberagaman budaya Indonesia.

"Kegiatan ini dihadiri oleh para guru utama dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah," kata Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalteng, Muhammad Muis dalam keterangan resminya pada Selasa, 5 Desember 2023.

Pada acara ini, lanjutnya, narasumber yang terdiri dari pegiat sastra lisan, budayawan, dan tenaga pendidik berkesempatan untuk berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif dalam pengajaran bahasa daerah.

"Kami harapkan hasil dari kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya melestarikan dan mengembangkan kekayaan bahasa daerah di Kalimantan Tengah," tutur Muis.

--page

Perlu diketahui bahwa Kalimantan Tengah memiliki 27 bahasa dan ratusan dialek dan subdialek. Bahasa-bahasa itu dituturkan oleh sekitar 2,7 juta jiwa yang menghuni 13 kabupaten dan 1 kota.

Kekayaan budaya yang luar biasa dan tidak ternilai itu akan ditelan waktu jika tidak dikelola dan dipelihara dengan baik. (TESTI PRISCILLA/Y)