BORNEONEWS, Palangka Raya - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya menggelar program Bimbingan Teknis Pencarian dan Pertolongan Medical Responder selama 5 hari ke depan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Basarnas Palangka Raya untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan rescuer dalam penanganan operasi SAR yang melibatkan aspek medis.
Kepala Basarnas Palangka Raya, Anak Agung Alit Supartana, menyampaikan bahwa wilayah kerja Basarnas Palangka Raya yang luas memerlukan tenaga rescuer yang handal dan memiliki kemampuan fisik yang prima dalam menangani kecelakaan, bencana, dan situasi darurat lain yang membahayakan manusia.
"Dengan kegiatan ini, diharapkan tim penolong dari BASARNAS dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan dalam penanganan medis dasar baik secara individu maupun dalam kelompok," ungkap Alit, Selasa, 5 Desember 2023.
Bimbingan teknis ini diikuti oleh 29 orang peserta yang merupakan Pranata Pencarian dan Pertolongan (Rescuer) dari Kantor Basarnas Palangka Raya, Pos SAR Sampit, dan Pos SAR Pangkalan Bun.
--page
Alit menekankan pentingnya peserta untuk memperhatikan instruksi yang diberikan oleh instruktur selama kegiatan. Ia juga mengimbau peserta untuk menjaga kesehatan agar dapat mengikuti latihan dengan baik dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dengan efektif dalam situasi nyata.
"Kegiatan ini menunjukkan komitmen Basarnas dalam meningkatkan kapasitas tim penyelamat dalam bidang medis sebagai upaya untuk lebih siap dan tanggap dalam penanganan keadaan darurat yang memerlukan keterampilan medis dasar," terangnya. (PATHUR/H)









