BORNEONEWS, Pangkalanbun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mulai menggalang komitmen bersama stop buang air besar sembarangan (BABS). Dokumen komitmen diteken oleh bupati bersama unsur Muspida Kobar di Aula Kantor Bupati, Kamis (27/4/2016).
Program stop BABS merupakan upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Melalui pembangunan sanitasi yang bagus, serta didukung air bersih untuk kesehatan masayarakat di Bumi Marunting Batu Aji.
"Program ini tentunya sangat bagus. Dimana Pemkab bersama instansi lain memiliki komitmen dalam hidup bersih dan sehat," kata Bupati Kobar, Bambang Purwanto usai menandatangani komitmen BABS.
Gerakan stop BABS dilakukan secara menyeluruh mulai dari tingkat kabupaten hingga dusun. Oleh karena itu diperlukan komitmen semua pihak dalam mendukung gerakan stop BABS.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Indrawan Sakti mengatakan, Deklarasi Stop BABS merupakan wujud pemberdayaan masyarakat dengan kemandirian mampu mengubah perilaku hidup bersih dan sehat dari masyarakat yang buang air besar di sembarang tempat menjadi buang air besar di jamban yang sehat.
"Hal ini merupakan bentuk komitmen tinggi masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan," katanya.
Indrawan berharap Kabupaten Kobar akan menjadi percontohan bagi daerah lain di untuk melakukan perubahan pola hidup warganya agar tidak buang air besar sembarangan. Ia berharap mulai dari tingkatan dusun untuk menganjurkan warganya agar tidak buang air besar sembarangan. (CR-1/m)


