PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemenuhan kebutuhan beras Kalteng disusun dengan tiga program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng seperti bantuan pangan, beras SPHP, dan program beras subsidi.

Hal ini diutarakan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng Riza Rahmadi yang mengatakan untuk tiga program tersebut pihaknya bekerja sama dengan Bulog yang memiliki pengaruh signifikan terhadap beras.

"Kalau kita lihat signifikan pengaruhnya, pedagang pun berpikir dengan tiga program pemerintah ini, terutama untuk mencegah terjadinya kenaikan harga beras seenak-enaknya oleh pedagang," katanya, Rabu, 6 Desember 2023.

Ia juga mengharapkan, tidak ada pedagang nakal yang memanfaatkan memontum Natal dan Tahun Baru (Nataru) terutama memainkan harga beras di pasaran.

Ia juga menambahkan, ada namanya kebijakan subsidi beras yang digagas oleh Gubernur Sugianto Sabran, sebagai langkah Pemprov Kalteng menahan laju inflasi. 

--page

Selain itu, pihaknya sembari melihat perkembangan kondisi di lapangan, adanya kenaikan harga beras.

Dan gencar melaksanakan pemenuhan kebutuhan beras Kalteng dengan tiga program yang dirancang Pemprov Kalteng tersebut, berupa bantuan pangan, beras SPHP, dan program beras subsidi.

"Sebagaimana diketahui beras subsidi dari Pemprov Kalteng ini disediakan dan didistribusikan Bulog Kanwil Kalteng dengan kualitas beras premium, terdiri dari jenis pera (karau) dan juga pulen," tandasnya. (MARINI/H)