KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemkab Gunung Mas melalui Dinas Kesehatan melaunching inovasi dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yakni Jaga Huma Lewu (jaga hubungan kerja sama lintas sektor lewat satu data) Cegah Stunting. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di GPU Damang Batu, Rabu, 6 Desember 2023.

"Tujuan adanya inovasi ini yakni untuk tersedianya akses data dalam pengelolaan program pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi," ujar Kepala Dinas Kesehatan  Gunung Mas Arnold melalui Kabid Kesehatan Masyarakat Heriyanto, Kamis, 7 Desember 2023.

Lalu, untuk terpenuhinya kebutuhan data dalam aksi integrasi, terlaksananya 8 aksi konvergensi, terwujudnya Kabupaten Gunung Mas bebas stunting dan mempermudah dalam melakukan aksi intervensi selanjutnya.

Kemudian, Heriyanto menjelaskan bahwa program inovasi dari TPPS Kabupaten Gumas ini bukan untuk membangun sistem manajemen data baru, tetapi untuk memperkuat sistem-sistem yang sudah ada di perangkat daerah. 

--page

Tujuannya meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas maupun kualitas data tentang intervensi stunting gizi terintegrasi sehingga terwujudnya Kabupaten Gunung Mas bebas stunting. 

Lebih lanjut dijelaskan, ada beberapa langkah yang dapat  dilakukan untuk menjaga hubungan kerjasama lewat satu data, pertama menetapkan standar dan protokol data yang jelas dan konsisten, lalu membangun sistem informasi yang terintegrasi dan terpusat. 

Kemudian, melakukan verifikasi dan validasi data secara berkala, selanjutnya meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara pihak-pihak yang terlibat. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan, kerjasama, dan sinergi dalam mencapai tujuan bersama.

"Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, kita dapat menjaga hubungan kerjasama lewat satu data yang berkualitas. Data yang berkualitas dapat menjadi aset berharga bagi kita dalam meningkatkan kinerja, produktivitas, dan inovasi," tukasnya. (RISKA YULYANA/Y)