PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Palangka Raya, Samsul Rizal mengumumkan perubahan jadwal pasar penyeimbang.

"Semula dilaksanakan Sabtu dan minggu, kini diubah menjadi hari rabu dan sabtu," katanya, Kamis, 7 Desember 2023.

Alasannya, hari minggu justru sepi pembeli sehingga perlu dirubah agar pelaku usaha mitra kerja pemerintah bisa menjual barangnya dalam jumlah banyak.

Pasar penyeimbang ini membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga yang murah sesuai harga distributor. Dalam pelaksanaanya pihaknya bekerjasama dengan BI dan sejumlah pelaku usaha lainnya.

"Kami melihat bahwa hari minggu itu kurang efektif untuk pasar penyeimbang, karena banyak warga yang sudah berbelanja di pasar," tuturnya.

--page


"Jadi kami putuskan untuk mengganti hari minggu dengan hari rabu, agar lebih banyak warga yang bisa memanfaatkan pasar penyeimbang ini," imbuhnya.

Ia menambahkan, pasar penyeimbang ini menyediakan berbagai bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging, sayur, buah dan lain-lain dengan harga yang lebih murah dari harga pasar.

Selain itu, pasar penyeimbang ini juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk-produk mereka.

"Kami berharap dengan adanya pasar penyeimbang ini, warga bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau dan pelaku usaha bisa meningkatkan omzet penjualan mereka," pungkasnya. (HENDRI/Y)