BORNEONEWS, Palangka Raya - Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memiliki total 516 perusahaan yang aktif dan di antaranya ada pada sektor perkebunan yang berjumlah 197 perusahaan, kemudian sektor kehutanan berjumlah 99 perusahaan dan pada sektor pertambangan berjumlah 220 perusahaan.
Asisten Bidang Administrasi Umum (Adum) Setda Provinsi Kalteng Sri Suwanto mengharapkan iklim investor Kalteng selalu dijaga, dan hal ini tentunya memiliki angin segar bagi Pendatapan Asli Daerah (PAD).
"Menjaga iklim investasi di daerah sehingga perekonomian di Kalteng terus berkembang dan maju, kepada semua pihak supaya dapat menjaga iklim investasi aman dan kondusif khususnya di Kalteng. Terutama perusahaan agar bisa mentaati peraturan dan merealisasi hak masyarakat," katanya, Kamis, 7 Desember 2023.
Ke 516 perusahaan yang aktif di Kalteng ini katanya dapat memberikan manfaat terutama bagi masyarakat tidak dapat menimbulkan persoalan contohnya konflik.
Ia meminta perusahaan dapat merealisasi hak masyarakat, sebagai upaya untuk menjaga iklim investasi aman dan kondusif. "Sehingga tidak menimbulkan konflik atas dasar tuntutan hak dan sebagainya," tegasnya.
Ia juga mengharapkan sektor investasi perusahaan memiliki dampak positif untuk menciptakan kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Serta menambah jumlah modal dan mendorong nilai tambah industri di Kalteng agar makin produktif. (MARINI/R)









