BORNEONEWS, Palangka Raya - Saat memasuki musim hujan, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Suyuti Syamsul mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penyakit Chikungunya.
Chikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Sama halnya dengan demam berdarah (DBD). dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.
"Kondisi ini umumnya ditandai dengan demam tinggi dan nyeri sendi secara mendadak," katanya, Minggu, 10 Desember 2023.
Ia menjelaskan, Chikungunya disebut juga dengan flu tulang karena menyebabkan demam dan nyeri tak tertahankan pada sendi. Sebagian besar katanya gejala chikungunya tidak bertahan lama, yaitu antara 3-10 hari.
"Namun, pada beberapa orang tertentu, nyeri sendi akibat Chikungunya dapat berlanjut hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Kasus ini akan cenderung naik pada musim penghujan atau di awal dan akhir tahun," jelasnya.
--page
Ia mengatakan, penularan Chikungunya terjadi apabila nyamuk menggigit orang yang terinfeksi chikungunya, kemudian membawa virus tersebut dan menyebarkannya kepada orang lain melalui gigitan. (MARINI/j)









