BORNEONEWS, Murung Raya - Kondisi jalan menuju Kecamatan Laung Tuhup yang sekarang kondisinya rusak membuat pihak DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) meminta agar pemerintah daerah segera memperbaikinya karena untuk anggaran perbaikan jalan sepanjang 16 kilometer tersebut sudah tersedia.
Ketua DPRD Kabupaten Mura, Gad F. Silam mengatakan, belum adanya proses lelang menjadi penyebab jalan penghubung dari Kecamatan Murung ke Kecamatan Laung Tuhup tersebut sampai sekarang belum bisa diperbaiki.
"Dana perbaikan Jalan menuju Kecamatan Laung Tuhup sekitar Rp20 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan karena masih menunggu proses lelang terpaksa jalan masih belum diperbaiki," ungkap Gad.
Gad mengatakan, karena beberapa waktu lalu kondisi jalan sembat membuat masyarakat mengeluh membuat pihak Pemkab Mura melalui Dinas PU sudah meninjau lokasi, terutama titik yang mengalami rusak berat
Ia menilai, langkah cepat Pemkab Mura sudah bagus. Ia eminta agar jalan penghubung tersebut segara dikerjakan karena jalur itu merupakan salah jalur vital yang ada di Kabupaten Mura.
"Kondisi jalan rusak dikarenakan keadaan alam yang sekarang masih seringnya hujan turun dan tentu hal ini tidak bisa dihindari. Salah satu solusi untuk mencegahnya agar tidak terjadi lagi di masa yang akan datang yaitu dengan cepat memperbaikinya," tambah Gad lagi.
Sementara itu Camat Laung Tuhup Mizam Candrapati menuturkan, karena kondisi jalan yang semakin rusak membuat pihaknya dengan dibantu beberapa pihal lain secara swadaya menimbun titik jalan rusak.
"Kita dengan peralatan seadanya beberapa waktu lalu memperbaiki titik jalan yang rusak secara swadaya. Kita meminta dengan dana yang sudah dianggarkan tahun ini agar jalan menuju Kecamatan kami ini segera diperbaiki," ucap Mizam. (SUPRI ADI/m)


