BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pj Bupati Seruyan Djainuddin Noor, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) evaluasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Kabupaten Seruyan tahun 2023 di Aquarius Boutique Hotel Sampit, Senin, 11 Desember 2023.
Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Seruyan, Zuli Eko Prasetyo dan Forkopimda lainnya, bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pengendalian Karhutla tahun ini dan merumuskan strategi untuk pengendalian Karhutla pada tahun 2024.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Djainuddin Noor berharap rapat koordinasi ini akan memberikan masukan yang berharga terkait pelaksanaan pengendalian Karhutla tahun 2023.
Kemudian dari pelaksanaan kegiatan mendapatkan pandangan yang konstruktif untuk memperbaiki pengendalian Karhutla tahun 2024.
"Pada tahun ini, Pemkab Seruyan bersama DPRD Seruyan telah menyetujui Peraturan Daerah tentang pengendalian kebakaran hutan dan lahan, sehingga kedepannya pengendalian Karhutla di wilayah kita ini InsyaAllah akan lebih baik lagi," kata Djainuddin Noor.
--page
Selanjutnya, beliau menekankan bahwa penanggulangan Karhutla tidak akan efektif apabila hanya mengandalkan pemerintah, TNI/POLRI. Oleh karena itu, peran tokoh masyarakat, tokoh adat, dan relawan dianggap sangat penting dalam upaya ini.
"Pihak desa maupun kelurahan diharapkan terus melakukan pembinaan terhadap masyarakat peduli api serta wajib menganggarkan dana untuk penanganan bencana maupun Karhutla setiap tahunnya," tambahnya.
Dalam konteks partisipasi sektor swasta, Pj Bupati mengajak Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah kabupaten untuk ikut serta aktif dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
"PBS harus ikut serta terjun langsung memberikan dukungan anggaran dan personil serta peralatan kepada masyarakat sekitar dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan," pungkasnya. (FAHRUL/H)









