BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Pelaksana BPBD Palangka Raya, Berlianto menyampaikan, data terbaru dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD menunjukkan bahwa kondisi debit air di daerah banjir di Palangka Raya telah mengalami penurunan.
Penurunan ini tercatat mulai dari 7 hingga 15 sentimeter di 15 kelurahan yang terdampak banjir. Namun, di Kelurahan Danau Tundai, posisi debit air saat ini tetap dan tidak mengalami penurunan.
"Informasi ini memberikan gambaran bahwa upaya penanganan banjir di beberapa wilayah Palangka Raya telah memberikan hasil yang positif dengan penurunan debit air," katanya, Senin, 11 Desember 2023.
Lebih lanjut pria yang pernah menjabat sebagai Camat Pahandut ini menyampaikan bahwa perhatian khusus masih diperlukan di Kelurahan Danau Tundai. Ini untuk memastikan stabilitas dan keselamatan masyarakat setempat.
Berlianto berharap, penurunan debit air banjir di Palangka Raya bisa terus menerus turun, agar kelurahan-kelurahan yang terdampak banjir di Palangka Raya kembali normal dan tidak terdampak banjir.
--page
"Kita saat ini hanya bisa menyiagakan para petugas di Markas Komando (Mako) TRC BPBD Palangka Raya, untuk merespon kejadian darurat dalam situasi banjir maupun adanya laporan pohon tumbang," pungkasnya. (PATHUR/Y)









