BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Wakil Ketua II DPRD Bambang Suherman, mempertanyakan progres realisasi kebun plasma antara perusahaan BJAP dengan masyarakat.
Menurutnya, sampai dengan saat ini belum ada kejelasan kapan kebun plasma dari PT BJAP diwujudkan untuk masyarakat di Kecamatan Arut Utara.
"Progres penanganan atau pengawalan, dari Tim Terpadu pemerintah daerah tentang plasma yang di Arut Utara dengan perusahaan BJAP ini sudah sampai mana, nah ini harus ada kejelasan dan disampaikan ke publik," kata Bambang Suherman.
Menurutnya, sampai sekarang belum diketahui sampai sejauh mana proses plasma tersebut. Padahal, waktunya sudah cukup lama.
"Sudah lumayan lama waktunya dari awal kesepakatan sampai saat ini. Jadi, paling tidak ada progres dan plasmanya bisa berguli di bulan apa atau bahkan di tahun berapa," tuturnya.
Bambang mengharapkan, kepada pemerintah daerah khususnya tim terpadu agar bergerak cepat dan segera untuk menyelesaikan masalah tersebut.
--page
"Tim terpadu Pemkab Kobar harus segera menyelesaikannya. Jangan sampai terulang kembali peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di kabupaten tetangga," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga berpesan kepada masyarakat Arut Utara agar senantiasa untuk bersabar, menunggu mekanisme dari proses pengurusan plasma tersebut. (DANANG/R)









