PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wilayah Kalteng terpantau aman, tidak masuk 10 kota dengan kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi nasional berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan 10 kabupaten/kota dengan kenaikan IPH tertinggi diantaranya Minahasa 7,21 persen, Halmahera Selatan 6,49 persen.

Kemudian, Donggala 6,31 persen, Tomohon 6,05 persen, Bolaang Mongondow 5,82 persen, Bone Bolanga 5,53 persen, Kabupaten Gorontalo 5,49 persen, Bitung 5,38 persen dan Luwu 5,31 persen.

Sedangkan 10 kabupaten/kota dengan penurunan IPH tertinggi diantaranya Bandung Barat -6,24 persen, Lombok Timur -5,80 persen, Muna Barat -4,62 persen.

Kemudian, Lombok Barat -4,28 persen, Boalemo -3,47 persen, Pasuruan -2,74 persen, Sarolangun -2,34 persen, Ogan komering Ulu Selatan -2,20 persen, Lembata -2,02 persen dan Buton Tengah -1,98 persen.

“Secara nasional, jumlah kabupaten/ kota yang mengalami kenaikan IPH turun sebesar 3 persen poin,” tegas Amalia dalam keterangannya saat rakor secara virtual bersama mendagri pemerintah daerah dan leading sektor terkait, Senin, 11 Desember 2023. (HERMAWAN DP/R)