SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rinie mengatakan rumah singgah harus disertai fasilitas pembinaan keterampilan untuk orang telantar.

"Mereka tidak selamanya di sini jadi harus dibina untuk bekal hidup mereka ke depan," kata Rinie, Selasa, 12 Desember 2023.

Dia menghadiri peresmian rumah singgah di Jalan S Parman No 7, Sampit, Senin, 11 Desember 2023. Rumah singgah tersebut diperuntukkan orang terlantar, disabilitas, pengemis, maupun orang perusahaan putus kerja yang ingin pulang ke kampung halamannya.

Rinie mengatakan, orang telantar tidak selamanya menetap di rumah singgah. Sehingga harus dibekali keterampilan agar bisa hidup mandiri.

"Rumah singgah ini halamannya cukup luas, misalnya dimanfaatkan untuk pembinaan berkebun menanam buah-buahan dan sayur-sayuran. Sehingga mereka tidak singgah dan terus nyaman lalu keluar tanpa bekal ilmu," tandasnya.

--page

Atas pembangunan rumah singgah ini, ia apresiasi Pemerintah Daerah memperhatikan orang telantar. Pemerintah tidak hanya mementingkan pembangunan infrastruktur tetapi juga masalah sosial yang sering dialami di kota yang semakin maju.

"Harapan Kita dengan adanya rumah singgah bukan orang santai tetapi ada pembinaan agar mereka mandiri dan tidak tergantung dengan pemerintah," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/j)