BORNEONEWS, Kuala Kurun - Realisasi dari program strategis nasional Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gunung Mas tahun 2023 mencapai 100 persen.
"Ada empat program strategis nasional yang kami laksanakan di tahun 2023 yakni Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) program Pendaftaran Tanah Sistematis Legkap (PTSL) PM kategori 3, lalu SHAT non sistematis kategori 3/ lintor, Peta Bidang Tanah (PBT) dan SHAT Redistribusi Tanah, dan PBT desa lengkap luar Jawa dan semua target dari empat program tersebut terealisasi 100 persen," ujar Kepala Kantor BPN Kabupaten Gunung Mas M. Zubaidi Noor, A.Ptnh, Selasa, 12 Desember 2023.
Dia melanjutkan, untuk program startegis SHAT PTSL PM kategori 3 pada tahun 2023 pihaknya mendapatkan target 1.864 bidang tanah.
"Terkait program tersebut telah dilakukan penyerahan sertipikat secara simbolis oleh presiden RI secara virtual di Palangka Raya pada 4 Desember 2023 dan dari Gunung Mas diwakilkan dua orang penerima sertipikat," jelasnya.
Kemudian, target SHAT non sistematis kategori 3/lintas sektor tahun 2023 yakni 3 bidang tanah, target PBT dan SHAT redistribusi tanah tahun 2023 yakni 250 bidang tanah dan target PBT desa lengkap luar Jawa yakni 2778 hektare dengan realisasi fisik 2.848 hektare.
--page
"Untuk PBT dan SHAT Redistribusi Tanah, telah dilakukan penyerahan sertipikat secara simbolis oleh Bupati Gunung Mas kepada 10 penerima sertipikat di desa Tumbang Talaken pada Senin, 11 Desember 2023," paparnya.
Selain itu, realisasi kegiatan non program strategis nasional yakni penambahan peta zona nilai tanah tahun 2023 juga mencapai 100 persen.
"Tahun 2023 ini, target dari kegiatan non program strategis nasional yakni 5 kecamatan dengan 100 bidang tanah dan terealisasi 100 persen. Kelima kecamatan tersebut yakni Kecamatan Sepang, Tewah, Mihing Raya, Manuhing dan Kecamatan Kurun," kata Kepala BPN Gumas itu.
Lebih lanjut, terkait realisasi capaian anggaran Kantor BPN Gunung Mas berdasarkan data Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara (OM SPAN) per 5 Desember 2023 yakni telah mencapai 82,10 persen.
"Proyeksi sampai akhir tahun diperkirakan kami dapat tuntas di angka 97 persen sesuai dengan target dari pusat," tukasnya. (RISKA YULYANA/j)









