PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti mengatakan produksi padi food estate yang dilaksanakan di wilayah Kalteng sudah 2 kali panen dalam setahun, dan sebagian besar belum 3 kali panen.

Saat ini luas lahan mereka lebih dari 2 hektare. Menurutnya apabila hal tersebut dikerjakan seorangan yang jelas tidak mampu.

"Ya kalau di Jawa kan lahan petaninya kecil-kecil. Jadi, mereka bertanam terus," katanya, Selasa, 12 Desember 2023.

Dirinya juga menyampaikan rata-rata petani Kalteng memiliki luas lahan 5-6 hektare. Ia juga membandingkan, produksi padi Kalteng dan provinsi lain belum masuk 5 terbesar nasional.

Hal ini katanya, karena sawah Kalteng baru masuk kurang lebih 136 ribu hektare dan masih banyak kawasan hutan belum sepenuhnya sawah.

"Itupun banyak alih fungsi menjadi sawit dan sengon dan apabila sudah dirilis ATR/BPN tahun ini luas sawah kita tinggal 93 ribu hektare aku belum menyetujui," tandasnya. (MARINI/R)