BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seperti yang terjadi Kamis (28/4/2016) sekitar pukul 20.45 WIB. secara mendadak aliran listrik di kota Pangkalan Bun padam total. Manager Rayon PLN Pangkalan Bun Purwanto Jumat (29/4/2016) menjelaskan padamnya lairan lisri saat itu akibat terjadi kerusakan pada sebuah alat yang berada di PLTD Kumai.
"Penyebab padamnya listri akibat satu dari tiga Current Transformer (CT) yang terpasang di panel peralatan proteksi di PLTD Kumai jebol. Alat yang berguna untuk melakukan proteksi atau pengaman arus lisrik keluatannya berbeda-beda," jelasnya.
Menurutnya pada panel yang jebol tersebut sebenarnya arus listri udah dibatasi sudah dibatasi 400 Ampere. "Namun ternyata alat itu tidak mampu menahan beban arus yang melewati batas arus yang sebenarnya merupakan batas maksimal yang mampu ditahan," paparnya.
Menurutnya penyebab pemadaman tersebut diketahuinya setelah ia menghubungi Manajer PLTD Kumai guna mencari informasi.
"Setelah mengetahuin penyebabnya kami langsung melakuka pengecekan cek material di gudang PLN Rayon Pangkalan Bun," jelasnya.
Ternyata setelah dilakuka pengecekan dan CT cadangan ditemukan maka pihaknya segera membawa alat tersebut ke PLTD Kumai.
"Lama pengerjaan penggantian alat tersebut sekitar dua jam. Secara bertahap listrik bisa dinyalakan kembali mulai pukul 12.00 WIB. Agar kemapuan CT bisa maksima, Jumat (29/4/2016) siang ini kami melakukan penyempurnaan pemasangan alat. Tujuannya agar kemampuannya bisa maksimal sesuai arus yg lewat," pungkasnya. (WAHYU KRIDA/m)


