PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Salah satu tantangan yang dihadapi dalam pembangunan pertanian Kalimantan Tengah, khususnya tanaman pangan adalah semakin berkurangnya Luas Baku Sawah (LBS).

Hal ini diutarakan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Dia menyebut salah satu penyebab menurunnya produksi padi pada periode 5 tahun terakhir.

"Untuk meningkatkan produksi padi telah diprogramkan pengembangan Beras Pera Varietas PB-42 dan Varietas Lokal Siam Epang," katanya, Selasa, 12 Desember 2023.

Ia juga menyampaikan untuk menangani hal tersebur dilakukam penanganan pasca panen dan pembangunan RMP dan RTR serta alsintan seperti mesin pemanen dan mesin perontok padi.

Walaupun LBS berkurang. Akan tetapi, tidak menyurutkan semangat pihaknya dalam meningkatkan produksi padi.

Pihaknya juga akan berupaya maksimal dan optimistis food estate yang dipercayakan presiden di Kalteng akan berhasil.

"Kami akan terus mendorong optimalnya perbaikan maupun peningkatan infrastruktur, irigasi, seperti pengerukan saluran primer dan sekunder, pintu air, tanggul dan lainnya, yang berhubungn langsung dengan sektor pertanian," tandasnya. (MARINI/R)