PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengakui bahwa untuk wilayah pemerintahannya masih kekurangan penyuluh. Bahkan katanya ada yang 1 penyuluh harus membina 2 kecamatan. 

"Namun dengan keterbatasan ini penyuluh tetap dituntut untuk bisa mendukung program peningkatan produksi pertanian," katanya, Selasa, 12 Desember 2023.

Ia juga menyampaikan, penyuluh sudah seharusnya menjadi garda terdepan pembangunan pertanian. 

Serta membantu produktivitas komoditas yang berdaya saing, guna mewujudkan pencapaian swasembada pangan dan penerapan teknologi pertanian yang modern.

Dirinya juga menyebut bahwa penyuluh pertanian itu adalah kopasusnya, tim khususnya maupun penembak jitu pada sektor pertanian.

"Untuk itu, kita menjalin memitrakan petani  dengan bank agar dapat mengatasi pertanian kita ini," tandasnya. (MARINI/R)