PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengawas madrasah Kementerian Agama Kota Palangka Raya, Rumaidi mengatakan bahwa pengawasan penggunaan keuangan madrasah atau BOS tahun depan sudah terkoneksi melalui pengawas madrasah.

Hal itu dikatakan Rumaidi saat pelaksanaan Rapat Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah atau KKMI Madrasah Ibtidaiyah se Kota Palangka Raya.

"Pengawas madrasah perpanjangan tangan Inspektorat Jenderal. Pemeriksaan keuangan yang biasanya dilakukan Irjen, maka ke depannya Irjen tidak lagi melakukan pemeriksaan turun ke madrasah, kecuali ada keuangan madrasah yang bermasalah," terang Rumaidi dalam rilis pers yang dikirimkan MIN 5 Palangka Raya pada Rabu, 13 Desember 2023.

Sehingga pengawas madrasah, lanjutnya, mendapat tugas pendampingan terkait penggunaan keuangan madrasah. Oleh karenanya madrasah harus sudah merencanakan program kerja dan menganggarkan keperluan belanjanya melalui EDM eRKAM.

EDM eRKAM adalah sebuah aplikasi elektronik yang berisi perencanaan kegiatan dan keuangan madrasah yang terkoneksi ke Kementerian Agama Pusat, Kemenag Provinsi dan kota, serta pengawas madrasah.

--page

"Sehingga rapor penilaian dari sebuah madrasah akan terlihat dengan jelas dari EDM eRKAM," pungkasnya.

Di samping itu rapat KKMI juga membahas terkait pelaksanaan asesmen sumatif yang tengah berlangsung, lomba HAB Kemenag, masa libur dan persiapan pembelajaran semester II.

Sementara itu, Ketua KKMI Kota Palangka Raya, H Rahmani mengatakan bahwa segala kekurangan dari pelaksanaan asesmen tahun ini akan diperbaiki.

"Baik dari pengetikan soal, penetapan guru pembuat soal, dan pendampingan penulisan soal," tukasnya.

Rapat KKMI yang berlangsung di Hotel Asrama Haji dihadiri 27 Kepala MI se Kota Palangka Raya, Ketua Pokjawas Kemenag Provinsi Kalteng, Ketua Pokjawas Kota Palangka Raya, Pengawas Pembina dan staf bidang pendidikan Kemenag Palangka Raya. (TESTI PRISCILLA/j)