BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka untuk menekan penyebab menurunnya produksi padi di Kalteng, Pemprov Kalteng akan meluncurkan kartu tani berkah di tahun 2024 mendatang.
Gubernur Kalteng, Sugianto mengatakan salah satu tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan sektor pertanian khususnya tanaman pangan yakni berkurangnya luas baku sawah (LBS).
"Hal itu menjadi salah satu penyebab menurunnya produksi padi di Kalteng pada periode 5 tahun terkahir ini. Sehingga diperlukan solusi untuk menekan itu yakni dengan kartu tani berkah," ucapnya, Rabu, 13 Desember 2023.
Dalam mencanaggkan kartu tani berkah ini, Pemprov Kalteng bekerja sama dengan bank Kalteng. Bantuan yang disalurkan nantinya melalui kartu tersebut yakni dana sebesar Rp500 ribu.
Dana itu nantinya bertujuan untuk para petani membeli sarana dan prasarana produksi pertanian misalnya seperti pupuk, pestisida, kapur dan lain sebagainya yang berkaitan untuk mengembangkan pertanian.
Sedangkan, untuk meningkatkan produksi padi Pemprov Kalteng telah memprogramkan pengembangan beras pera Varietas PB-42 dan Varietas Lokal Siam Epang.
--page
"Kemudian untuk penanganan pasca panen kita akan melakukan pembangunan RMP dan RTR serta alsintan seperti mesin pemanen dan mesin perontok padi," imbuhnya. (DONNY D/Y)









