BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo menyinggung ketahanan pangan dan stunting.
Ia ingin pemerintah di kabupaten/kota dan perangkat daerah berkolaborasi bersama dalam menangani kedua sektor tersebut.
“Berkenaan dengan ketahanan pangan dan persoalan stunting, setiap potensi yang ada di kabupaten/kota digerakkan dengan berkolaborasi antar perangkat daerah terkait,” tuturnya saat mewakili Gubernur Kalteng dalam Rapat TEPRA di Aula Eka Hapakat, Rabu, 13 Desember 2023.
Edy mengingatkan target penurunan angka stunting di Kalteng menjadi 14 persen pada tahun 2024 yang diyakininya memerlukan peran bersama.
“Untuk mewujudkan target tersebut, tentu harus terus dikawal bersama, salah satunya dalam pemanfaatan anggaran yang tepat sasaran,” ungkapnya.
Sebagai informasi data prevalensi stunting Kalteng menunjukan perbaikan dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari pada tahun 2019 sebesar 32,30 persen, tahun 2021 turun diangka 27,4 persen dan tahun 2022 kembali turun ke angka 26,9 persen. (HERMAWAN DP/R)









