SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengatakan pemuda tak boleh apatis menentukan pemimpin pada Pemilu 2024. 

"Pemuda memang sering apatis tapi kami imbau menggunakan hak pilihnya karena menentukan kepemimpinan 5 tahun ke depan," kata Halikinnor, Kamis, 14 Desember 2023.

Dia mengatakan demokrasi harus diajarkan sejak dini. Ia mengimbau pemuda gunakan hak pilih sesuai hati nurani baik pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden dan wakil presiden. Karena 1 suara sangat penting.

Berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU Kotim, presentase pemilih pemuda lebih besar dari usia tua. Pemuda diantaranya generasi Z dengan rentang usia kurang dari 27 tahun sebanyak 24,23 persen atau 73.574 pemilih dan generasi Y atau milenial dengan rentang usia 27-42 tahun sebanyak 36,83 persen atau 111.813 pemilih.

--page

Selanjutnya, generasi X dengan rentang usia 43-58 tahun sebanyak 28,38 persen atau 86.162 pemilih, baby boomers sebanyak 9,72 persen atau 29.525 pemilih, dan pre baby boomers sebanyak 0,83 persen atau 2.534 pemilih.

"Sehingga suara pemuda lebih banyak berperan untuk menentukan dalam pemilu," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/J)