BORNEONEWS, Sampit - Kompetisi fans club di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berakhir. Inter Club Indonsia (ICI) Regional Kotim merajai kompetisi Super Fans Club League (SFCL) yang diikuti oleh 10 tim dari para fens club Eropa yang ada di daerah ini, Sabtu (30/4/2016).
Dengan hasil prolehan 25 poin dari sembilan pertandingan, ICI berhasil unggul empat poin dari Arsenal Indonesia Supporter (AIS) yang menduduki tempat kedua. Sedangkan Indonesia Barcelona (Indobarca) berada di tempat ketiga dengan 20 poin.
Berhasilnya ICI meraih gelar juara di turnamen SFCL itu dengan sangat fantastis. Dari sembilan laga yang dilakoni, mereka meraih delapan kemenangan dan hanya sekali seri. Sehingga pada saat laga kedelapan, mereka sudah dapat mengunci gelar juara.
“Turnamen SFCL ini sudah berakhir, dimana ICI Kotim sebagai peringkat pertama, disusul AIS, dan ditempat ketiga ada Indobarca,” ujar Ketua Panitia Syarif, Minggu (1/5/2016).
Dari turnamen yang bertajuk setengah kompetisi tersebut, Sarif mengatakan, hal itu bukan semata-mata hanya kejuaraan yang mencari siapa yang menang siapa yang kalah. Namun yang pastinya adalah suatu pembinaan atau pencarian bibit-bibit pemain futsal muda untuk dapat membela Fiutsal Kotim pada ajang di tingkat provensi bahkan nasional.
“Dengan seringnya kompetisi diadakan, itu akan membuat pemain futsal lebih diwasa, dan matang. Sehingga bisa membawa nama harum daerah ini di turnamen-turnamen luar daerah,” lanjut Syarif.
Sementara dari hasil turnamen tersebut, untuk di posisi empat yakni United Indonesia Sampit (UIS) dengan point (17), disusul Juventus Club Indonesia (JCI) (16) poin, peringkat enam Roma Club Indonesia (RCI) dengan (12) poin, Paris Saint German Fans Indonesia (PSGFI) point (9), peringkat delapan Milanisti Indonesiasi dengan (6) poin: kesembilan Mancester City Sampit Club Indonesia (MCSCI), dan juru kunci yakni Chelsie Sampit Club (CISC) dengan poin 0. Sedangkan untuk peraih best supporter yakni Milanisti Indonesia.
Syarif berharap, turnamen SFCL ini bisa terus menerus diselenggarakan, sehingga asosiasi futsal di Kotim ini dapat melihat dan menemukan bibit-bibit baru untuk pemain masa depan. (M HAMIM/m)


