BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis mengharapkan dengan telah diluncurkannya 70 judul buku cerita anak-anak dwibahasa di Kalteng akan dapat membangkitkan minat anak terhadap bahasa daerah.
"Harapan besar kita tentu adalah dengan telah diluncurkannya 70 judul buku cerita anak dwibahasa, diharapkan dapat memperkenalkan dan membangkitkan minat anak-anak terhadap bahasa daerah," katanya.
Pada kesempatan peluncuran beberapa waktu lalu, Koordinator KKLP Penerjemahan melaporkan hasil terjemahan.
Dalam sesi tanya jawab pun, para peserta berbagi pengalaman mereka selama proses pembuatan buku, dengan banyak peserta menyatakan bahwa buku-buku ini memberikan manfaat yang baik.
"Tahun depan target penerbitan kita minimal sama dengan tahun ini yaitu sebanyak 70 buku, kalau bisa malah lebih banyak lagi dari tahun ini tetapi minimal sama," tegasnya.
Hal ini menunjukkan komitmen Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus mengembangkan dan mendukung dunia literasi, khususnya dalam bahasa daerah.
Dirinya berharap semoga buku-buku yang dihasilkan dapat menjadi sarana efektif untuk membangun semangat membaca dan literasi di kalangan anak-anak Kalimantan Tengah.
"Kita tidak pernah tahu, bacaan mana yang akan membentuk karakter seorang anak, dan buku mana yang akan diingatnya sampai nanti di usia senja," tuturnya.(TESTI PRISCILLA/R)









