PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya terus meningkatkan kemampuan guru PAUD, SD dan SMP agar mampu mengajar anak berkebutuhan khusus (ABK).

"Kami ingin guru-guru kami memiliki kompetensi yang baik dalam mengajar ABK, sehingga mereka dapat memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing anak," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, Senin, 18 Desember 2023.

Disdik juga ingin meningkatkan kesadaran dan keterlibatan seluruh komponen sekolah, termasuk kepala sekolah, komite sekolah, orang tua dan masyarakat, dalam mendukung pendidikan inklusif.

Jayani menambahkan, pendidikan inklusif merupakan salah satu upaya untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4, yaitu pendidikan berkualitas untuk semua.

Ia berharap, melalui pendidikan inklusif, tidak ada lagi anak yang terpinggirkan atau diskriminasi dalam mendapatkan pendidikan.

"Kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan merata bagi semua anak. Kami berharap, dengan adanya pendidikan inklusif, anak-anak ABK dapat mengembangkan potensi mereka secara optimal dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial," pungkasnya. (HENDRI/R)