BORNEONEWS, Palangka Raya - Perwakilan dari Direktorat Perlindungan Perkebunan serta Tim POKJA dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS, Herli Kurniawan menyampaikan bahwa pada tahun 2024 nanti Ditjenbun membuka kesempatan untuk jenis pelatihan lainnya yang akan direkomendasikan kepada BPDPKS.
"Ditjenbun membuka kesempatan untuk jenis pelatihan lainnya yang akan direkomendasikan kepada BPDPKS sesuai dengan kebutuhan pelatihan yang diperlukan oleh masyarakat," kata Herli dalam keterangan resminya pada Senin, 18 Desember 2023.
Hal ini disampaikannya pada Sosialisasi Seleksi Lembaga Penyelanggara Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2024 yang dilaksanakan di Yogyakarta secara hybrid dan dihadiri oleh sekitar 100 peserta dari perguruan tinggi yang ada di Indonesia.
"Pada tahun 2024 Ditjenbun mentargetkan 8.500 peserta yang akan direkomendasikan kepada BPDPKS," kata Herli lagi.
Ribuan peserta ini menurutnya akan berasal dari 14 Provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan.
--page
"Kemudian juga Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/H)









