BORNEONEWS, Tamiang Layang - Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur mengapresiasi tanggap bencana banjir yang dilakukan pemerintah daerah dengan menyalurkan paket bantuan bahan kebutuhan pokok melalui anggaran Belanja Tidak Terduga atau BTT 2023.

"Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah yang telah dengan sigap menyalurkan bantuan melalui BTT," ujarnya saat diwawancarai di Tamiang Layang, Senin, 18 Desember 2023.

Nursulistio mengaku baru saja selesai berdiskusi dengan PJ Bupati Barito Timur dan terungkap nilai bantuan yang telah disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir sudah lebih dari Rp2 miliar.

"Artinya itu kebanggaan dan kebahagiaan bagi kami karena pemerintah daerah merespons dengan cepat meskipun nilai bantuan kecil tapi bantuan itu langsung disalurkan kepada masyarakat sehingga secara psikologis masyarakat merasa diperhatikan oleh pemerintah," katanya lagi.

Menurut politisi Partai Golkar ini, DPRD sangat mendukung kebijakan yang diambil eksekutif untuk menggunakan anggaran yang ada sesuai dengan kebutuhan dalam menyikapi bencana yang terjadi di tengah masyarakat.

"Itulah kegunaan BTT untuk mengatasi apa saja bukan hanya banjir tapi juga warga yang terdampak bencana lain seperti kebakaran atau hal-hal yang perlu dibiayai. BTT memang kita anggarkan untuk membantu masyarakat, kami justru merasa prihatin jika tidak disalurkan ketika masyarakat membutuhkan bantuan," tegasnya.

Nursulistio memastikan pada tahun 2024 DPRD dan eksekutif juga telah menyiapkan BTT yang dapat digunakan dari Januari hingga Desember jika terjadi hal-hal di masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Terkait dengan peningkatan curah hujan akhir-akhir ini, Ketua DPRD mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah rawan banjir.

"Puncak curah hujan diprediksi oleh BMKG terjadi pada bulan Januari hingga Februari 2024, artinya segala kemungkinan mari bersama-sama kita antisipasi terlebih dahulu terutama dengan risiko banjir maupun kemunculan penyakit akibat banjir," pesannya. (BOLE MALO/R)