SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur menetapkan status siaga darurat banjir selama 90 hari mulai Selasa, 19 Desember 2023.

"Dengan berbagai pertimbangan dan masukkan terutama dari BMKG kita mengantisipasi untuk 2023 dan 2024 menjelang Pemilu kita menetapkan status siaga darurat banjir," kata Asisten I Sekretariat Daerah Kotim Rihel, Senin, 18 Desember 2023.

Penetapan status ini diepakati salah satunya untuk mengcover perhelatan besar Pemilu 2024. Karena jika pemilu terganggu akan mengganggu pesta demokrasi itu.

Rihel mengatakan, daerah ini merupakan daerah sungai dan sering terjadi banjir. Ada 17 desa dikhawatirkan terputus akses jalan saat terjadi banjir dan mengganggu penyaluran logistik pemilu.

"Pemerintah daerah wajib mengamankan dan menyukseskan pemilu. Sehingga kita harus antisipasi," katanya.

Ke depan, status siaga darurat banjir ini dapat meningkat menjadi tanggap darurat seiring perkembangan kondisi lapangan. Seperti jika beberapa desa terendam banjir bersamaan dan ada korban jiwa atau banyak rumah terdampak. (DEWI PATMALASARI/R)