PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menghadirkan layanan baru yang bernama Pemetaan Risiko Bencana Berbasis Sistem Analisa Dini (PERISAI).

Layanan ini merupakan inovasi pertama di Indonesia dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Plt Kepala BPBD Palangka Raya, Berlianto mengatakan, PERISAI diresmikan pada hari Senin, 18 Desember 2023 oleh Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu.

Layanan ini hanya berfokus pada mitigasi risiko bencana Karhutla, yang merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di wilayah Kota Palangka Raya.

"PERISAI ini menyajikan peta kerawanan karhutla lengkap dengan batas-batas wilayah per kelurahannya. Peta ini dibuat berdasarkan data historis kejadian karhutla, kondisi vegetasi, ketersediaan air, dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi potensi terjadinya karhutla," katanya, Selasa, 19 Desember 2023.

--page

Berlianto menambahkan, layanan ini juga dilengkapi dengan sistem peringatan dini yang akan memberikan informasi tentang tingkat risiko karhutla di setiap kelurahan.

Sistem ini menggunakan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang cuaca, suhu, kelembaban, kecepatan angin, dan curah hujan.

Layanan PERISAI ini merupakan hasil kerja sama Pemko Palangka Raya dengan BMKG serta didukung oleh Borneo Nature Foundation (BNF). (HENDRI/j)