BORNEONEWS, Palangka Raya - Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu menyampaikan kabar baik terkait penanganan stunting. Ia menyebutkan, angka stunting saat ini mengalami penurunan yang signifikan, yakni dari 215 menjadi 145.
"Penurunan angka stunting ini merupakan hasil dari upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait," katanya, Rabu, 20 Desember 2023.
Program-program gizi yang diterapkan, seperti pemberian makanan bergizi kepada anak-anak, pendidikan gizi kepada ibu hamil dan menyusui, serta peningkatan akses terhadap layanan kesehatan, telah memberikan dampak positif dalam mengurangi angka stunting.
Selain itu, peran aktif masyarakat juga sangat penting dalam menangani masalah stunting.
Melalui kampanye kesadaran gizi dan pendidikan tentang pentingnya pola makan seimbang, masyarakat semakin menyadari pentingnya memberikan gizi yang cukup kepada anak-anak mereka.
--page
Penurunan angka stunting ini bukan hanya sekadar angka statistik, tetapi juga mencerminkan kemajuan yang signifikan dalam kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di Palangka Raya.
"Dengan mengurangi angka stunting, anak-anak memiliki peluang yang lebih baik untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, serta memiliki masa depan yang lebih cerah," ujar Hera.
Namun, meskipun angka stunting telah mengalami penurunan, masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan.
Pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait perlu terus meningkatkan upaya dalam mengatasi masalah stunting ini.
"Diperlukan kerjasama yang erat antara pemerintah, masyarakat dan sektor swasta untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak yang sehat," pungkasnya. (HENDRI/j)









