SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - KPU Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengantisipasi pendistribusian logistik saat terjadi banjir karena daerah ini memasuki musim hujan dan rawan terjadi banjir.

"Antisipasi kami seperti untuk menyalurkan logistik dalam kondisi seperti saat ini (musim hujan) yang kami lakukan ialah memetakan wilayah di daerah Kotim yang terjauh, tersulit secara geografis termasuk yang rawan banjir. Jadi daerah itu kami utamakan untuk distribusi logistiknya," kata Ketua KPU Kotim Muhammad Rifqi, Rabu, 20 Desember 2023.

Dia mengatakan, kondisi cuaca Pemilu 2024 yidak jauh berbeda dari Pemilu 2019 yang dilaksanakan 17 April 2019. Sehingga KPU belajar dari pengalaman sebelumnya agar logistik pemilu tidak terlambat didiskusikan ke masing-masing TPS.

Berdasarkan ketentuan Undang-undang bahwa logistik Pemilu harus ada di TPS satu hari sebelum pencoblosan. Maka KPU Kotim akan memulai mendistribusikan H-3 untuk wilayah terjauh.

Pendistribusian tersebut akan melibatkan TNI, dan Polri untuk mengamankan serta bersinergi dengan Pemerintah daerah setempat.

--page

Ketika dalam pelaksanaannya terdapat terkendala, KPU akan meminta bantuan kepada pemerintah daerah di kecamatan terdekat atau Desa terdekat. Termasuk saat kondisi khusus pihaknya meminta pemerintah daerah untuk mengkomunikasikan kepada PPS terdekat, namun tetap dalam pengawalan dari pihak keamanan.

"Untuk perlindungan logistik standar kami dilapisi plastik. Semua logistik mulai dari kotak suara termasuk logistik yang berada di luar kotak suara terbungkus dengan plastik hujan atau tidak hujan. Kita juga pernah mendistribusikan di wilayah perairan, daerah sungai itu diangkut dengan terlindungi oleh plastik," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/H)