MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Pj Bupati Barito Utara Muhlis mengatakan, langkah-langkah strategis yang akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah Kabupaten Barito Utara dalam rangka percepatan penurunan stunting adalah sesuai dengan yang tertuang dalam perpres 72 tahun 2021.

“Langkah-langkah yang sangat strategis dilaksanakan oleh Pemerintah kabupaten Barito Utara dalam rangka penurunan Stunting diataranya, pendampingan calon pengantin, pendampingan ibu hamil, pendampingan ibu pasca persalinan serta pendampingan anak usia 0-59 bulan,” kata Pj Bupati pada saat membuka acara Diseminasi kasus Stunting Tahun 2023 di aula Setda lantai 1, Rabu, 20 Desember 2023.

Dikatakannya, agar semua tahapan pelaksanaan kegiatan survei percepatan penurunan stunting dapat berjalan sebagaimana mestinya, diperlukan sinergitas lintas sektor dan seluruh stakeholder terkait lainnya, sehingga penurunan angka stunting di Kalimantan Tengah dari 26,9 persen tahun 2022 bisa menjadi 15,38 persen di tahun 2023. 

Lebih lanjut, dalam pelaksanaannya tidak bisa dilakukan secara individu atau oleh instansi atau lembaga tertentu saja, namun perlu dilakukan secara konvergen dengan melibatkan berbagai pihak yang berkompeten serta memiliki pemahaman yang  sama akan tugas dan fungsi yang melekat pada instansi, lembaga, profesi, atau organisasi masing-masing.

“Saya mengajak kita semua menjaga dan membangun wilayah kita Kabupaten Barito Utara agar terhindar dari adanya kasus stunting, sehingga sumber daya manusia di daerah kita menjadi sehat dan unggul menuju indonesia emas tahun 2045, sesuai yang di harapkan kita bersama,” imbuhnya.

--page

Muhlis juga mengharapkan, agar semua organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah lurah, desa, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemangku adat, tokoh pemuda,dan seluruh kader masyarakat, memperhatikan kondisi yang ada di lapangan berkaitan dengan ketahanan pangan dan gizi serta berkaitan dengan ketersediaan air bersih dan juga higiene sanitasi di berbagai wilayah di Kabupaten Barito Utara. 

”Maksimalkan koordinasi di antara kita semua, sehingga permasalahan stunting dapat diatasi di Kabupaten Barito Utara. Sekali lagi saya meminta kepada kita semua selaku pemangku kepentingan dan semua pihak untuk terus bersatu padu untuk menurunkan angka stunting, target kita tahun 2024 mendatang harus bisa dibawah 15 persen, saya yakin dan percaya kita semua jika berkomitmen dapat teratasi masalah stunting ini,” pungkasnya. (RAMADHANI/j)