PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul mengatakan, lalat kerdil atau famili chironomidae saat ini sering dijumpai di Palangka Raya karena pengaruh meningkatnya curah hujan.

Syamsul mengatakan, lalat kerdis merupakan serangga non biting midges atau hama permukiman yang tidak menggigit atau menghisap darah.

Pernyataan Suyuti Syamsul ini juga yang disampaikan sebagai tanggapan atas adanya surat edaran Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya per 15 Desember 2023.

"Habitat hidupnya di tempat tanah yang lembab. Fenomena lalat kerdil ini di Kota Palangka Raya cukup tinggi diduga karena pengaruh faktor lingkungan atau cuaca hujan," tuturnya, Kamis, 21 Desember 2023.

Ia mengutarakan, cuaca hujan membuat berkembangbiak lalat kerdil semakin tinggi. Dan paling suka tinggal ditempat yang mengalirkan air seperti selokan atau parit.

--page

"Semakin banyak populasinya maka dapat menggangu kenyamanan masyarakat di sekitar," ungkapnya.

Ia mengingatkan agar warga menjaga kebersihan lingkungan, dan masyarakat juga harus membasmi tempat perkembangbiakan serangga tersebut. 

Pastikan lingkungan selalu bersih dan sehat. Dan lalat ini memakan bangkai atau makanan yang sudah busuk. Jadi, perlu hati-hati dalam manajemen pengelolaan sampah dilingkungan sekitar," tandasnya. (MARINI/j)