BORNEONEWS, Palangka Raya - Zona wilayah tengah Kalteng memiliki potensi yang tak kalah dengan wilayah Barat jika dilihat dari sisi investasi.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappendalitbang) Kalteng, Leonard S Ampung menyampaikan investasi di wilayah pengembangan bagian tengah ada pembangunan pabrik penggilingan padi.
Kawasan penggilingan memiliki luas lahan dua hektare dengan kapasitas produksi mencapai 70.000-80.000 ton/tahun dengan nilai potensi investasi Rp129,7 milyar maupun tanaman hortikultura lainnya.
Kemudian ada penggemukan sapi jenis limosin, luas lahan 100 Ha dengan kapasitas produksi 500 ekor/tahun dengan nilai potensi investasi Rp16,6 Milyar.
Ditambah pengembangan dan pembangunan pabrik kelapa sawit, luas lahan 7.500 Ha dengan kapasitas produksi 15.000-20.000 CPO ton/tahun dengan nilai potensi investasi Rp113,7 Milyar.
--page
Kemudian terakhir ada potensi industri minyak goreng sawit, dengan nilai potensi investasi Rp450 – Rp500 Milyar.
Adapun Kalteng wilayah tengah mencakup Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Pulang Pisau, Kapuas dan Gunung Mas. (HERMAWAN DP/H)









