BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran mengajak umat kristiani, para pendeta dan para Pastor agar memanfaatkan lahan pekarangan untuk kebijakan ketahanan pangan di Gereja-gereja.
Hal ini diutarakannya, pada saat perayaan Natal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah, Dewan Adat Dayak (DAD) dan Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI)di GOR Indoor Serbaguna, Palangka Raya, Kamis, 21 Desember 2023 malam.
"Untuk mendukung ketahanan pangan ini maka perlu didukung oleh Bupati, Wali Kota se-Kalimantan Tengah termasuk kami selaku Gubernur Kalimantan Tengah," katanya, Kamis, 21 Desember 2023.
Ia juga mengutarakan program ketahanan pangan di pekarangan gereja harus mendapatkan dukungan penuh dari kebijakan pemerintah dan tidak kalah penting dari yayasan milik umat kristiani.
Hal ini katanya atas dasar membangun kemandirian ketahanan pangan di Kalteng serta dapat mengatasi adanya lonjakan harga, maupun memenuhi stok ketahanan pangan.
"Sebagai langkah mengantisipasi ancaman krisis pangan, dan Pemerintah Provinsi juga telah mencanangkan Program Strategis Nasional (PSN) dan Lumbung Pangan Nasional (Food Estate) dalam rangka memperkuat ketahanan pangan, serta menjadi solusi mengatasi ketergantungan impor pangan," tandasnya. (MARINI/R)









