BORNEONEWS, Palangka Raya - Tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng telah mendapatkan bantuan dari Presiden Joko Widodo sebanyak 120 hektare untuk cetak sawah.
Karena Kalteng merupakan pilihan yang tepat, karena sudah ada jaringan irigasi, petani, hingga sistem pendukung produksi pertanian yang baik.
Hal ini diutarakan oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengatakan bahwa pihaknya sedang membangun Rice Milling Unit, atau mesin penggilingan padi modern yang diletakan di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kotawaringin Timur.
"Diharapkan padinya, petaninya dan beras nantinya harus dari Kalimantan Tengah sehingga masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau," tuturnya, pada saat perayaan Natal Pemprov Kalteng di GOR Indoor Serbaguna, Palangka Raya, Kamis, 21 Desember 2023 malam.
Ia menyebut lahan cetak sawah tersebut merupakan bagian dari rencana dari lokasi program pengembangan food estate sebagai daerah yang diharapkan menjadi lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa.
"Dan menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN). Penyiapan atau penyediaan infrastruktur yang memadai merupakan suatu keharusan, agar rencana pengembangan sektor pertanian bisa dilakukan secara optimal di Kalteng dan berjalan dengan lancar," tandasnya. (MARINI/R)









